Tiga Hidangan Mi Ayam Paling Populer pada Jogja yang Wajib Dicoba, Nomor 1 Dibuka Sejak 1990

Rasanya hampir seluruh orang getol menyantap mi ayam, karena memang gampang ditemukan dan porsinya yang mengenyangkan.

Daging cincang yang ditabur di atas mi ayam tentu membuat mulut tidak bisa berhenti mengunyah.

Di Yogyakarta, ternyata poly gerai mi ayam yg terkenal kelezatannya.

Bisa jadi opsi mengisi perut bila bosan menggunakan gudeg, atau makanan lainnya khas Yogyakarta.

1. Mi Ayam Tumini

Berlokasi pada Jalan Imogiri Timur Nomor 187 Umbul Harjo (tepat di utara pintu masuk Terminal Giwangan), mi ayam Tumini sebagai salah satu gerai kuliner yg terkenal di Jogja.

Warung ini sudah berdiri semenjak awal 1990-an.

Kuah kentalnya yg gurih menciptakan mi ayam Bu Tumini ini diminati banyak wisatawan.

Kuah kaldunya yang kental dan legit ternyata dihasilkan dari proses pemasakan ayam yang dipakai sebagai topping mi. Untuk porsi, mi ayam ini terbilang memiliki porsi yang relatif akbar.

Kuah dengan cita rasa legit anggun dicampur menggunakan mi-nya yg kenyal melengkapi sensasi ketika mencicipi mi ayam satu ini.

Tak lupa, tambahkan sambal buat menambah sensasi pedas.

Mi ayam Tumini menyediakan beberapa pilihan mi ayam, yakni mi ayam ceker, mi ayam jumbo, mi ayam ekstra ayam, terdapat pula pilihan sawi ayam.

Dua. Mie Ayam Jamur Depan Hotel Santika

Sesuai namanya, warung mi ayam ini berlokasi pada depan Hotel Santika pada bilangan Jalan Jenderal Sudirman.

Warung ini hanya menempati trotoar serta tenda sederhana menjadi loka berjualan, tetapi kualitas & cita rasanya tak kalah dengan rasa-rasa mie ayam di restoran.

Tak heran gerai mi ayam ini sanggup bertahan dari tahun 1990.

Seporsi mi ayam dengan mi ukuran kecil disajikan beserta daging cincang ayam di atasnya.
Kuah & pangsit basahpun tersedia menggunakan mangkuk yang tidak selaras.

Untuk rasa, tak usah diragukan. Tekstur mi yg lembut dan rasa yg gurih akan dirasakan saat mencicip suapan pertama.

Cincangan daging ayam menjadi topping tidak kalah gurih dan cenderung sedikit manis.

Tekstur pangsit basahnya pun tak kalah lembut ketika digigit.

Dalam setiap porsi mi ayam pangsit, pengunjung akan menerima 2 butir pangsit basah dengan kuah yang sedikit berminyak & legit.

Gerai ini buka setiap hari menurut pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.

Untuk varian mi ayam, tersedia mi ayam biasa & mi ayam pangsit.

Kedua mi ayam tersebut dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau yakni Rp 8.000 per porsi.

3. Mi Ayam Goreng Mekaton

Mie Ayam satu ini terletak relatif jauh berdasarkan pusat Kota Yogyakarta, tepatnya pada Pasar Sri Kraton, Dusun Sumokaton, Desa Margokaton, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman.

Jaraknya kurang lebih 15 kilometer berdasarkan pusat Kota Yogyakarta.

Warung sederhana yg terletak pada salah satu sudut pasar tradisional ini nyatanya tidak pernah surut pengunjung.

Mi Ayam Mekaton menyajikan menu khas yg siap memanjakan pengecap.

Mie ayam goreng menjadi keliru satu sajian andalan para pembeli.

Warung yang telah ada sejak 15 tahun kemudian ini diketahui sebagai penjual mi ayam goreng pertama di daerah Yogyakarta.

Bumbu-bumbu yg digunakan buat membuat mie ayam goreng ini sama dengan mie ayam kebanyakan.

Namun hal yang membuatnya sedikit tidak sama merupakan penggunaan merica bubuk di setiap piring mie ayam goreng.

Selain itu yang menciptakan mie ini tidak selaras adalah pemakain mie segar yang dipakai.

Dalam sehari warung ini sanggup membuat mie sebanyak enam kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *