Masalah Gigi Sensitif Jangan Disepelekan, Atasi Dengan 7 Aturan Penting Ini!

(Tips Sehat Mie Ayam Mahmud)

Pernah merasa gigi ngilu saat makan makanan manis dan minum minuman dingin? Jika ya, kemungkinan besar Anda mengalami gigi sensitif. Kondisi ini tentunya akan membuat Anda kesulitan makan, bahkan membuat nafsu makan menurun. Lalu, adakah cara untuk mengatasi gigi sensitif yang tepat?

Patuhi rangkaian aturan khusus ini untuk mengatasi gigi sensitif

Gigi sensitif sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja, apalagi beranggapan kalau kondisi ini dapat sembuh dengan sendirinya. Perawatan khusus harus Anda lakukan agar rasa ngilu bisa cepat pulih dan tidak mudah kambuh.

Jangan sampai hanya gara-gara rasa ngilu pada gigi yang sulit diajak kompromi, Anda jadi kurang menikmati momen penting bersama kerabat terdekat. Nah, mulai sekarang coba patuhi semua rangkaian untuk mengatasi gigi sensitif Anda, ya!

1. Pahami penyebab utama gigi sensitif

mengobati gigi sensitif

Penting untuk memahami awal mula terjadinya gigi sensitif bagi Anda yang mengalaminya, seperti dituturkan oleh Kim Harms, DDS, selaku juru bicara American Dental Association. Ada berbagai faktor berbeda yang bisa memicu rasa ngilu pada gigi — seperti makan makanan yang terlalu dingin, minum minuman asam, atau sekadar terkena angin saja.

Rasa ngilu biasanya disebabkan oleh ujung saraf gigi yang sudah tidak dapat berfungsi normal, mungkin karena adanya kerusakan di enamel, tulang, maupun jaringan gusi dibawah gigi.

Ujung saraf ini berhubungan langsung dengan pulpa, yaitu tempat saraf utama gigi. Jadi, ketika gigi terkena satu atau lebih faktor penyebab ngilu tadi, maka ujung saraf akan mengalami iritasi yang kemudian memengaruhi pulpa.

Memahami proses ini lebih dalam dapat membantu Anda untuk mencari tahu teknik serta produk apa saja yang paling sesuai guna merawat gigi sensitif. Lama-lama, rasa tidak nyaman pun akan hilang.

2. Pakai sikat gigi dengan bulu lembut

bentuk dan fungsi sikat gigi

Tahukah Anda kalau teknik menyikat gigi dapat memengaruhi tingkat keparahan gigi sensitif Anda? Ya, menyikat gigi terlalu keras atau terlalu memberi tekanan pada gigi Anda dapat menyakiti gusi. Terutama bila Anda menggunakan bulu sikat gigi yang kasar.

Pasalnya, semua hal itu akan menyebabkan gusi dan enamel gigi tidak dapat berfungsi optimal. Akibatnya, saraf gigi terganggu yang membuat gigi lebih rentan terhadap rasa ngilu.

Maka itu, Ferraz-Dougherty, seorang dokter gigi di Rolling Oaks Dental Amerika Serikat, menganjurkan Anda untuk memilih sikat gigi dengan bulu lembut yang bisa lebih menjaga gigi sensitif Anda.

Jangan lupa rutin menggosok gigi dua kali sehari secara perlahan, selama setidaknya dua menit dengan gerakan dari atas ke bawah. Pastikan juga Anda sudah menyikat gigi dengan benar. Untuk tahu cara yang benar, Anda bisa mengetahuinya di artikel Langkah-Langkah Menyikat Gigi yang Benar ini.

3. Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif

kode warna pasta gigi

Selain dengan pakai sikat gigi berbulu lembut, aturan lain guna mengatasi gigi sensitif yang harus dipatuhi adalah dengan pakai pasta gigi khusus gigi sensitif.

Mengapa? Sebab pasta gigi ini memiliki kandungan khusus, seperti fluoride, potasium nitrat, atau strontium klorida, yang akan mengisi ujung saraf gigi sehingga mencegah munculnya rasa ngilu.

Selain itu, pasta gigi khusus ini juga tidak mengandung sodium lauryl sulfate yang merupakan bahan penyusun sebagian besar pasta gigi. Kandungan ini ternyata berisiko menimbulkan iritasi pada gigi dan gusi yang sensitif.

4. Hindari menggeretak gigi saat tidur

quiz kuis berapa lama waktu tidur hellosehat

Sebenarnya tidak hanya saat tidur saja, tapi kapan pun dikala Anda sedang sadar atau tidak. Kebiasaan menggeretak gigi saat tidur, atau bruxism, dapat memberi tekanan cukup besar pada gigi yang akhirnya mengikis enamel gigi secara perlahan sehingga memperparah sensitivitas gigi.

Jika ternyata Anda memiliki kebiasaan ini, coba konsultasikan dengan dokter untuk menggunakan pelindung mulut yang dipakai selama tidur.

5. Hindari prosedur pemutihan gigi

penyebab gigi sensitif

Sebaiknya jangan coba melakukan prosedur pemutihan gigi bila Anda punya gigi sensitif. Dokter gigi biasanya tidak merekomendasikan penggunaan produk pemutih gigi ataupun proses pemutihan gigi bagi Anda pemilik gigi sensitif.

Bukan tanpa alasan, karena produk pemutih gigi mengandung berbagai banyak kimia — misalnya karbamid peroksida. Kandungan kimia ini dapat mengikis enamel gigi yang nantinya merusak ujung saraf gigi Anda, sehingga lebih rentan mengalami ngilu.

6. Hindari makanan dan minuman penyebab gigi sensitif

es krim sehat diabetes

Seperti yang telah dijelaskan di awal, berbagai jenis makanan dan minuman yang terlalu dingin, panas, asam, serta manis, dapat menyebabkan gigi sensitif. Ini karena makanan dan minuman tersebut akan mengikis enamel dan menyerang saraf gigi yang menyebabkan gigi sensitif.

Tidak lupa, pastikan Anda memberi jeda waktu sekitar 30 menit bila ingin menggosok gigi setelah makan, terutama makanan asam. Sebab makanan asam dapat melemahkan enamel gigi, dan menyikat gigi terlalu cepat justru akan memperparah kondisi gigi sensitif Anda.

7. Rutin periksa ke dokter gigi

dokter gigi

Apapun keluhan yang Anda alami seputar gigi dan mulut, sebaiknya selalu rutin periksakan ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali. Jadwal kontrol dengan dokter mungkin akan lebih cepat tergantung masalah gigi Anda.

Terlebih bagi pemilik gigi sensitif yang sudah mencoba berbagai trik untuk mengatasi keluhannya, tapi tak kunjung ada perbaikan. Dokter gigi dapat mencari akar penyebab gigi sensitif Anda dan merekomendasikan perawatan terbaik untuk mengobatinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *